Rabu, 03 April 2019

Cara Klaim Asuransi dari Asuransi Prudential


Asuransi jiwa merupakan jenis asuransi yang manfaatnya untuk membantu seseorang dari kerugian finansial akibat kematian pemegang polis yang dapat terjadi kapan saja. Misalnya meninggal tiba-tiba karena kecelakaan atau menderita suatu penyakit seperti serangan jantung. Namun, agar proses klaim dapat berjalan dengan lancar, penting untuk Anda sebagai ahli waris mengetahui cara klaim asuransi jiwa. Hal ini sangat penting karena kesalahan dalam pengajuan klaim bisa berakibat pada penolakan, padahal uang pertanggungan ini tentunya dapat sangat bermanfaat untuk Anda manfaatkan setelah pemegang polis meninggal. Apalagi jika pemegang polis merupakan pencari nafkah utama dalam keluarga.

Asuransi jiwa

Lalu seperti apa sih cara pengajuannya ? Berikut ini adalah dokumen dan langkah yang harus Anda lakukan :

1. Surat kematian 
Paling utama yang perlu dipersiapkan untuk melakukan klaim adalah menyiapkan surat kematian. Anda bisa meminta surat salinan kematian yang dikeluarkan dari instansi pemerintah seperti rumah sakit. Jika meninggalnya karena kecelakaan di jalan atau meninggal di tempat bisa meminta suratnya ke kantor negara yang bersangkutan. 

Jika meninggalnya di rumah Anda bisa meminta surat kematian kepada RT atau Kelurahan. Surat kematian tersebut berisikan data yang bersangkutan dari kapan, di mana, dan penyebab meninggalnya. Ini sangat penting sekali untuk menjadi syarat pengurusan klaim. 

2. Pengisian formulir klaim
Cara klaim asuransi jiwa tentu saja meminta Anda untuk melakukan pengisian formulir klaim. Bisa didapatkan dengan mengunduhnya di website asuransi yang resmi atau pun mengambilnya langsung ke kantor asuransinya. Isilah data klaim yang diajukan dengan benar jangan sampai terjadi kesalahan yang akan memperlambat proses pencariannya. 

3. Berkas pendukung
Setelah menyiapkan surat kematian selanjutnya adalah menyiapkan berkas pendukung lainnya yang diperlukan oleh pihak asuransi. Di antaranya adalah nomor polis peserta beserta dengan kartu aslinya. Lampirkan juga hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi jika meninggalnya di rumah sakit. 

Setelah itu lampirkan foto kopi KTP atau identitas diri yang dimilikinya. Jika meninggal karena kecelakaan Anda harus melampirkan surat keterangan kepolisian (BAP) yang asli untuk diserahkan kepada pihak asuransi. Semua berkas digabung jadi satu dan dikirim ke asuransi yang digunakan atau langsung dapat ke kantor asuransinya. 

4. Periksa status kepesertaan
Klaim memerlukan waktu untuk bisa diproses. Jadi sebelum berkas diberikan periksa terlebih dahulu status kepesertaannya. Jika dalam kondisi tidak aktif sebaiknya melakukan pembayaran agar proses klaimnya tidak terkendala. Anda bisa melunaskan semua tunggakan yang ada jika memang ada keterlambatan pembayaran. Namun pembayaran klaim yang diterima biasanya jika belum dalam kondisi terjadi risiko. Jadi pastikan status kepesertaan aktif dengan membayar premi tepat waktu.

Jika tidak tinggal menunggu proses verifikasi data selesai. Proses ini tidak bisa langsung selesai dalam satu hari. Pihak asuransi memerlukan 2 sampai 1 minggu untuk bisa mencairkan klaim yang diajukan. Waktunya bisa lebih lama lagi tergantung kebijakan pihak asuransi. 

5. Konfirmasi berkala
Terkadang berkas yang sudah diajukan terlewatkan sehingga tidak diproses. Jadi penting untuk Anda melakukan konfirmasi berkala untuk menanyakan proses klaim berkas yang diajukan sudah sampai di mana. Tanyakan juga perkiraan cair klaimnya bisa diterima kapan. Anda bisa menghubungi via call center dari pihak asuransi pada saat jam kerja. 

6. Berikan rekening yang sering digunakan
Pencairan klaim Anda akan dimasukkan ke dalam rekening. Jadi penting untuk Anda memberikan nomor rekening yang memang sering digunakan. Atau nomor rekening tersebut ada sms banking-nya yang akan memberitahukan informasi masuknya dana ke dalam rekening, sehingga lebih memudahkan Anda. 

Rekening yang digunakan tentunya rekening dari pihak keluarga kandung. Jangan mengirimnya ke rekening peserta yang meninggal karena akan membuat Anda kesulitan untuk bisa mengambil uangnya. Butuh proses lagi jika dikirim ke rekening peserta yang meninggal. 

Cara klaim asuransi jiwa ini bisa Anda ikuti dengan mudah dan lakukan secara perlahan-lahan. Jangan sampai terburu-buru dan membuat Anda melakukan kesalahan di pengisian datanya. Informasi lebih lanjut terkait asuransi jiwa bisa didapatkan dengan mengunjungi prudential.co.id.  

0 komentar:

Posting Komentar