Jumat, 09 Oktober 2020

Hal Ini Bisa Menyebabkan Klaim Asuransi Ditolak


Klaim asuransi kesehatan
Asuransi ditolak tidak sesuai dengan persyaratan


Tujuan utama dari penggunaan produk layanan asuransi adalah agar ada pihak yang melindungi finansial Anda ketika mengalami risiko,seperti sakit. Harapannya, di saat musibah itu datang, maka Anda tinggal melakukan klaim asuransi kesehatan.

Namun terkadang kenyataannya justru tidak sesuai harapan, karena ketika risiko datang klaim Anda justru ditolak. Ketika itu terjadi, tentunya Anda tidak boleh langsung menyalahkan pihak asuransi. Sebab bisa saja hal tersebut terjadi karena kesalahan pada pihak Anda.


Poin Penting sebelum Klaim Asuransi

Ya, pengajuan klaim asuransi memang tidak selalu akan diterima oleh perusahaan asuransi. Namun penolakan tersebut pastilah beralasan, dan berikut ini adalah beberapa penyebabnya :

  1. Telat Membayar Premi

Ketika Anda mulai memutuskan ikut menjadi peserta asuransi kesehatan, maka poin yang harus Anda perhitungkan adalah masalah pembayaran premi. Pastikan Anda mampu membayarkan premi yang menjadi kewajiban Anda setiap bulannya.

Karena jika Anda tidak membayarkan premi secara rutin, maka bisa saja klaim asuransi yang diajukan ditolak oleh perusahaan asuransi. Alasan utamanya biasanya adalah karena Anda tidak taat membayar premi atau telat beberapa bulan.

Oleh sebab itu sebelum mengklaim asuransi ingatlah apakah Anda taat membayar premi atau tidak.

  1. Berada Pada Masa Tunggu

Untuk beberapa kasus, perusahaan asuransi akan menerapkan masa tunggu. Masa tunggu adalah batas waktu minimal di mana peserta asuransi dapat mengajukan klaim atas suatu risiko. Misalnya untuk penyakit tertentu yang sudah diderita sebelumnya, perusahaan asuransi mungkin menerapkan masa tunggu selama 1 tahun. Artinya, Anda baru bisa mengajukan klaim atas penyakit tersebut jika polis sudah berusia 1 tahun. Namun untuk kasus lainnya atau penyakit lain, mungkin saja tidakditerapkan masa tunggu.

  1. Termasuk Poin Pengecualian

Ini sangat sering diabaikan oleh para peserta asuransi kesehatan. Biasanya para peserta hanya mendaftar tanpa mempelajari polis yang ada. Efeknya bisa saja ketika mengajukan klaim ternyata ditolak karena penyakit masuk ke poin pengecualian.

Poin pengecualian ini biasanya berisi beberapa hal yang tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, baik jenis penyakit tertentu maupun penyebab datangnya penyakit.

  1. Reimbursement dan Cashless

Ada 2 sistem pengajuan klaim, yaitu klaim asuransi kesehatan cashless dan reimbursement. Untuk sistem cashless Anda tidak perlu pusing karena pihak rumah sakit yang akan mengurus semuanya. Anda hanya perlu menanggung sendiri ketika ada excess asuransi atau kelebihan biaya yang haarus dibayar pasien karena biaya berobat melebihi jumlah plan atau adanya hal yang tidak ditanggung. Namun untuk sistem reimburse, pastikan Anda sudah memahami dokumen apa saja yang diperlukan saat proses pengajuan klaim. Sebab jika ada satu saja dokumen yang kurang akan sangat merepotkan untuk mengurusnya kembali ke rumah sakit dan bisa menyebabkan penolakan klaim.


Memahami klaim asuransi menjadi bagian yang sangat penting dan utama ketika Anda menggunakan produk asuransi. Sebab ini mendapatkan manfaat pertanggungan adalah tujuan utama semua pengguna asuransi. Oleh karena itu perhatikan dengan baik poin-poin di atas agar proses klaim berhasil.

0 komentar:

Posting Komentar