Selasa, 13 April 2021

Peduli dengan Anak Indonesia Melalui World First WVI


Anak Indonesia
World First bantu untuk menyalurkan donasi anak Indonesia

Peduli pada anak-anak merupakan salah satu hal yang penting sekali bagi setiap orang mengingat ada banyak sekali anak – anak yang memerlukan uluran tangan setiap orang. Anak – anak adalah generasi yang perlu  bantu khususnya bagi mereka yang tengah memerlukan bantuan. Pada Wahana Visi Indonesia juga membutuhkan perhatian dan bantuan dalam mendukung masa depan anak-anak Indonesia di berbagai wilayah yang paling membutuhkan tentunya. Salah satu bentuk dukungan ataupun beberapa bantuan yang bisa dilakukan adalah menjadi World First. Dengan ini menjadi sponsor anak maka berbagai masalah yang dihadapi anak-anak Indonesia bisa terbantu sesuai dengan program berbagai Wahana Visi Indonesia yaitu kesehatan, pendidikan, perlindungan anak dan ekonomi.  

 

Berikut ini juga beberapa masalah yang sedang dihadapi oleh anak Indonesia, khususnya bagi di wilayah yang paling membutuhkan yaitu sebagai berikut :

1. Beberapa kurangnya Ketersediaan Air Bersih

Ada Salah satu contoh kurangnya ketersediaan air bersih bisa dijumpai di Kota Agats, Asmat, Provinsi Papua. Di Daerah ini sangat begitu sulit sekali untuk mendapatkan ketersedian air bersih yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari yaitu seperti mandi, mencuci, memasak, air minum dan lain sebagainya. Hal seperti inilah yang kadang membuat banyak anak dan masyarakat disana tertimpa kasus gizi buruk. Untuk mendapatkan dalam ketersediaan air,  masyarakat disana juga terpaksa menggunakan sumber air dari sungai yang memang belum terjamin kebersihannya. Bahkan selain itu dari air sungai mereka juga memanfaatkan air hujan sebagai sumber air untuk kegiatan sehari-hari. Disini sangat diperlukan sekali peran dan bantuan  melalui Wahana Visi Indonesia dalam mewujudkan program terpenuhinya kebutuhan air bersih untuk masyarakat khususnya di 4 kampung yaitu Damen, Warse, Birak dan Akamar.

2. Kurangnya Ketersediaan Kamar Mandi

Ada banyak juga rumah yang dihuni oleh masyarakat dan anak-anak kabupaten Asmat yang sama sekali tidak memiliki toilet atau kamar mandi, sehingga untuk buang air besar ataupun kecil masih dilakukan secara sembarangan. Sanitasi atau juga kebersihan di salah satu kampung kabupaten Asmat memang masih belum terjaga dengan baik, karena masih belum mengerti akan begitu pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga. Wahana Visi Indonesia berfokus bagaimana anak-anak dan masyarakat disana bisa juga merasakan momen pertama kalinya punya toilet di rumah melalui bantuan atau donasi yang disalurkan, sehingga nantinya bisa tercipta program kesehatan ini yang baik dalam menciptakan anak-anak yang sehat dan jauh dari penyakit.

3. Kurangnya Peralatan Makan untuk Ke Sekolah

Ketersediaan pada peralatan makan atau kotak bekal sangat dibutuhkan oleh anak-anak di wilayah Sekadau. Ini juga dikarenakan anak-anak disana harus membawa bekal makanan sewaktu pergi ke sekolah yang berjarak sekitar 2-3 jam. Membawa bekal makanan juga untuk perjalanan sekolah yang jauh bukan hal asing bagi anak-anak disana.

Masalahnya adalah yaitu pada anak-anak sekolah yang membawa bekal hanya menggunakan tempat seadanya saja seperti bungkusan daun atau kantong plastik serta botol bekas air yang dipakai secara berulang-ulang dan tentunya tidak baik bagi kesehatan.

4. Kurang Tersedianya Makanan Bergizi

Untuk mendapatkan asupan makanan  yang bergizi bagi anak-anak di pedalaman sangat sulit sekali. Terutama juga bagi anak di kabupaten Asmat, kampung Akamar, kampung Birak, dan kampung Warse. Melalui Wahana Visi Indonesia sangat mengharapkan saluran bantuan dalam memberantas gizi buruk terutama pada ibu hamil, dan juga orang tua. Mari  bantu agar anak-anak disana bisa merasakan moment pertama kali makan makanan bergizi dan sehat.

5. Kurangnya Bangunan Sekolah

Ada juga banyak anak-anak belajar di sekolah menggunakan ruangan kelas secara berseka secara seadanya saja. Ini dikarenakan belum banyaknya ruangan sekolah . Mulai dari atap sekolah maka sudah banyak retak, lantai sekolah yang sudah rusak serta kondisi lainnya ini yang tidak memungkinkan anak-anak tidak nyaman untuk belajar didalam ruangan sekolah tersebut. Ayo salurkan bantuan  melalui Wahana Visi Indonesia dalam membangun ruangan sekolah di sekolah. Agar mereka bisa belajar dengan begitu baik dan nyaman serta lebih bersemangat lagi tentunya.

6. Tidak Adanya Alas Kaki ke Sekolah

Anak sekolah mestinya berjalan jauh agar bisa menempuh sekolah yang jarak tempuhnya cukup jauh. Bahkan anak yang pergi ke sekolah ini hanya berjalan tanpa menggunakan alas kaki sama sekali karena tidak memiliki sepatu sekolah. Melalui ini mari  bersama pada Wahana Visi Indonesia salurkan bantuan buat anak-anak sekolah agar mereka bisa pergi sekolah pertama kali memakai sepatu sekolah.

7. Dukung Anak-Anak Indonesia

Selain saluran bantuan yang diberikan, juga turut mendukung anak-anak Indonesia agar tetap semangat belajar, pintar, maju dan bisa membawa nama Indonesia di ajang kompetisi seperti Olimpiade Sains Internasional dan kompetisi dunia lainnya.

Dengan beberapa bantuan serta dukungan terhadap bidang pendidikan untuk anak di sekolah dalam berkompetisi dan berlomba, maka bisa jadi anak-anak hebat ini pertama kali bisa bicara di ajang internasional dan mengharumkan nama Indonesia di seluruh dunia.

0 komentar:

Posting Komentar