Kamis, 06 Mei 2021

Ayo Mengenal Pengapuran di Tulang Sejak Dini


Pengapuran tulang
Pengapuran tulang


Mengenali seperti apa gejala pengapuran tulang padahal penyakit ini sangat mempengaruhi lebih dari 1/3 orang dewasa di atas sekitar usia 65 tahun. Banyak pula diantara yang terburu-buru mencari informasi-informasi tentang obat pengapuran tulang, padahal hal pertama yang harus penting untuk diketahui adalah mengenal pengapuran di tulang ciri-ciri dan gejalanya secara terlebih dahulu. Pengapuran pada tulang dan sendi ini dalam istilah medis disebut sebagai Osteoarthritis atau lebih sering disingkat sebagai OA, penyakit ini yang terjadi ketika tulang rawan pada sendi-sendi mulai rusak akibat faktor usia atau penggunaan yang beigtu berat.

 Tulang rawan memiliki struktur licin yang menutupi ujung pada tulang dan memungkinkan hubungan antar tulang (persendian) untuk bergerak bebas terhadap satu sama lain. Ketika tulang rawan ini sudah mengalami pengapuran maka pada struktur-struktunya pun licinnya hilang dan juga akan berganti dengan struktur yang  akan keras akibat proses pengapuran pada tulang sehingga akan memungkinkan kontak langsung pada tulang dengan antara tulang.

 Hal ini dapat menyebabkan, yaitu :

  • Rasa yang sakit
  • Kekakuan pada sendi
  • Rentang gerak yang terbatas
  • Perubahan penampilan pada sendi-sendi yang terkena

 Osteoarthritis dapat mempengaruhi setiap sendi-sendi di tubuh akan tetapi daerah yang paling sering terkena, yaitu :

  • Sendi tangan
  • Pinggul
  • Lutut
  • Leher
  • Punggung bawah atau tulang belakang

 
Gejala Pengapuran Tulang dan Sendi

Gejala pengapuran tulang bervariasi dari setiap orang. Orang mungkin hanya mengalami sakit yang ringan dan juga pembengkakan. Sedangkan orang mungkin saja mengalami kerusakan sendi yang begitu signifikan sehingga mempengaruhi dari kualitas hidupnya. Pengapuran sendi lutut ini, khususnya, merupakan penyebab utama kecacatan pada penyakit pengapuran pada tulang.

 

Kekakuan

Kebanyakan orang yang mengalami pengapuran tulang dan sendi pada usia sudah mulia tua, kekakuan biasanya lebih buruk di pagi hari dan juga ketika sendi sudah lama tak digunakan, tidak terlalu aktif ataupun istirahat. Kekauan berarti ini sulit untuk digerakkan dan juga menimbulkan rasa nyeri.

 

Rasa sakit

Rasa sakit ini akan terasa pada nyeri sendi yaitu gejala-gejala pada umumnya  pengapuran pada tulang-tulang. Nyeri otot ini pun juga dapat terjadi pada suatu jaringan-jaringan yang ada disekitarnya. Seperti adanya rasa sakit yang begitu menyertai kekakuan yang paling intens setelah tidur ataupun periode-periode yang tidak aktif. Rasa sakit akan muncul ketika akan mencoba suatu menggerakkan sendi-sendi dan rasa sakit ini berkurangpada waktu akan istirahat tentunya. Seiring waktu, rasa sakit maka dapat terjadi bahkan juga ketika sendi tidak begitu harus digunakan. Rasa sakit dan nyeri sendi ini dapat disebabkan, yaitu :

  • Tulang bergesekan antara satu sama lain
  • Peradangan pada sendi-sendi
  • Taji tulang (pertumbuhan pada tulang)
  • Saraf  terjepit yang disebabkan oleh suatu pembengkakan dan perpindahan dari jaringan sendi-sendi

 

Pembengkakan

Pembengkakan lebih sering terjadi pada orang yang mengalami RA dibanding OA. Penderita OA atau pengapuran tulang sendi ini juga bisa mengalami pembengkakan. Pembengkakan pada reaksi-reaksi tubuh ini juga terhadap iritasi atau peradangan yang akibat kontak tulang antara dengan tulang pada sendi-sendi yang akan rusak. Kondisi ini tentu saja akan membuat sebuah kontribusi terjadinya kekakuan dan nyeri sendi.

 

Kehilangan Fleksibilitas dan Range of Motion (ROM)

Pengapuran tulang memiliki beberapa masalah dengan rentang gerak atau range of motion atau ROM. 1/4 memerlukan bantuan dalam menjalani kegiatan hidup sehari-hari, seperti berpakaian, memakai sepatu, mandi  duduk dan juga  berdiri dari kursi, naik tangga, dll.

 

Kelelahan

Orang dengan OA ini sering harus mengerahkan upaya fisik yang begitu ekstra untuk melaksanakan pada tugas sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan yang kelelahan. Peradangan ini juga menyebabkan dikeluarkannya mediator kimia yang bisa disebut sitokin. Ini juga dapat menyebabkan sesuatu kelelahan.

 

Sendi Berbunyi

Mendengar suara pada persendian ketika bergerak. Bunyi yang dihasilkan memang terdengar halus seperti suara gertakan maka suara ini sering disertai dengan rasa tidak nyaman ataupun nyeri. Dengan memperhatikan beberapa gejala pengapuran sendi di atas, maka bisa menjadikannya sebuah pedoman untuk mencurigai setiap gejala yang mirip dengan kondisi di atas sebagai pengapuran sendi-sendi. Namun hal ini perlu dipastikan dengan pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Berhubung tidak semua nyeri-nyeri sendi disebabkan oleh OA, maka apabila berkeluhan segera hubungi dokter jika mengalami :

  • Nyeri sendi berlangsung lebih dari tiga hari
  • Nyeri sendi parah tanpa penyebab yang begitu jelas
  • Pembengkakan parah pada sendi-sendi
  • Kesulitan-kesulitan bergerak
  • Panas ataupun kemerahan pada kulit di sekitar sendi
  • Demam atau penurunan berat badan yang juga tidak dapat dijelaskan

0 komentar:

Posting Komentar